Teuku Wisnu Dan 5 Artis Berduka Atas Penusukan Syekh Ali Jaber

penusukan syekh al jabir

Lalu kemudian pelaku penusukan diketahui berpanggilan alpin Andria dan dialah yang menusuk ulama kharismatik tersebut ketika mengisi tabligh di masjid Shalahuddin yakni ketika menghadiri Wisuda Tahfidz Perdana TPQ dan Rumah Tahfids Falahudiin Tahun petuah M. Berdasarkan Keterangan dari Ayah pelaku, M Rudi mengatakan bahwa anaknya telah 4 tahun mengalami seloroh jiwa, namun Syekh Ali Jaber meminta kepolisian menyelami tuntas kasus penusukan itu.

Jika terburu-buru mengambil maksud, maka akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat Lampung. Sebelumnya aksi penyerangan terhadap ustaz oleh orang yang diduga gila juga banyak dikerjakan. Antara lain, Imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin Pekanbaru, Ustaz Yazid Nasution. Yazid ditusuk menggunakan pisau ketika sedang memimpin doa usai salat Isya berjamaah.

Artinya, negara dapat dipersalahkan karena duga memelihara orang gila guna melakukan kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh tertentu khususnya ummat Agama islam. Dari namanya itu saja orang sudah berspekulasi untuk membenturkan agama. Apalagi tatkala dihubungi orangtua pelaku, menyiarkan anaknya sudah 4 tahun menderita gangguan jiwa. Taktik serupa juga sebelumnya disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD. Dia mengaku tak percaya rambang bahwa pelaku penusukan merupakan orang dengan seloroh jiwa. Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini saja meminta aparat Polda Lampung agar tidak tergesa-gesa merumuskan pelaku penusukan tersebut merupakan orang kurang waras/terganggu jiwanya.

Selain itu aksi penyerangan terhadap ulama juga dialami Pengatur Persis di Cigondewah, Bandung, Jawa Barat, H. R Prawoto yang meninggal jagat usai dianiaya oleh BIASA tetangganya sendiri pada mula 2018. Menurut Din, daripada kejadian tersebut banyak taktik yang bukan masuk akal, maka banyak kalangan sangat meragukan bahwa pelaku penikaman merupakan orang gila.

“Syeck Ali Jaber” Kalau urusan pribadi, saya mungkin tidak ada tuduhan, akan tetapi secara hukum, dia kudu diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. kata “Ali JaberW saat ditemui seusai kejadian di Rumah Hijrah Annaba, Sukarame, Pada awal Hari Minggu malam (13/9/2020). Sementara itu, praktisi patokan Rusmin Effendy menegaskan, pelaku penusukan Syech Ali Jabber harus bisa diproses dengan hukum, apapun alasannya. Bila kasus ini tidak dalam proses hukum, maka jadi tanggung jawab negara.

About Endangoke